RSS

PURA PUCAK BATU GAING

12 Apr

Menurut keterangan salah satu warga Desa Galiukir, bahwa keberadaan Pura ini merupakan salah satu Pura yang mempunyai keterkaitan yang sangat erat dengan Pura Batur, Pura Dayang dan Pura Don Temu yang terletak di Desa Pekraman Galiukir. Padahal Pura Pucak ini terletak di sebelah Barat Laut Desa Pekraman Kebon Jero. Penulis tidak bisa mendapatkan referensi yang tertulis mengenai kapan Pura ini mulai di jadikan salah satu Dhang Khayangan oleh warga Galiukir dan Kebonjero.

PUCAK BATU GAING 1

Untuk bisa sampai ke lokasi Pura ini, kita bisa menempuh jalur Jalan Setapak yang berada di pertengahan Desa Pekraman Kebonjero menuju ke Utara yang berjarak kurang lebih 1,5 kilo meter dari pusat Desa. Sepanjang perjalanan anda menuju kesana, anda akan dihibur oleh pemandangan yang sangat indah yang dilatar belakangi oleh pesona Gunung Batukaru yang cantik dan mempesona, dan pastinya anda akan merasakan suasana sangat sejuk dan damai. Sebelum tiba di lokasi, juga anda harus menapaki jalan sedikit menanjak, yang sekarang sudah dibeton dengan diberikan undakan. Karena jarak jalan yang menanjak cukup panjang, maka anda akan menemukan puluhan, bahkan mungkin ratusan undakan yang harus ditapaki.

PUCAK BATU GAING 4

Sekitar beberapa puluh meter sebelum anda tiba di puncak, anda harus melewati salah satu lawang alami yang tercipta dari sebatang pohon besar yang mana dipangkal dari pohon itu terdapat salah satu celah menyerupai terowongan sempit dan pendek. Menurut kepercayaan para warga, bagi para pemedek yang akan bersembahyang ke Pura Pucak ini, wajib hukumnya melewati terowongan ini, karena dipercaya bahwa dengan melewatinya maka jiwa dan raga kita akan dibersihkan, tentunya dengan sedikit persembahan yang diiringi doa, kalau jiwa kita merasa kurang bersih maka kita sebagai pemedek mohon anugrah beliau yang berstana di pohon itu, supaya jiwa kita dibersihkan karena akan memasuki areal Pura yang keberadaanya bersih sekala niskala.

PUCAK BATU GAING 3

Seperti yang sudah saya tulis di atas, karena konon Pura Pucak ini berkaitan erat dengan ke tiga pura yang berada di Desa Pekraman Galiukir yaitu Batur, Don Temu dan Dayang, maka Upacara Piodalan di Pura Pucak inipun dilaksanakan dalam rangkaian Piodalan yang dilaksanakan di ketiga pura tersebut.

PUCAK BATU GAING 6

Sebagai Pengamong Pura Pucak saat ini adalah semua warga Desa Pekraman Kebonjero, yang mana dulunya pengamongnya adalah Warga Desa Pekraman Galiukir dari “ Warga Pasek Alas Ukir”. Bahkan, sampai sekarang, warga Pasek Alas Ukir masih Pedek Tangkil ngaturang ayah dan juga ngaturang Pangubaktian ke pura ini bila waktu upacara tidak bertabarakan dengan upacara yang dilaksanakan di Pura Batur dan Dayang. Upacara Piodalan yang bersamaan inilah sebagai bukti nyata, mengapa warga Galiukir percaya bahwa Pura Pucak Batu Gaing ini terkait erat dengan pura-pura di Desa Pekraman Galiukir.

PUCAK BATU GAING 5

Penjelasan lain yang bisa diterima oleh keyakinan warga Galiukir mengenai status pura ini adalah, dimana sebagian besar dari warga Kebonjero saat ini, merupakan sanak keturunan dari warga Pasek Alas Ukir, yang mana juga bahwa sebagian warga Kebonjero mempunya Sanggah Gede di Galiukir. Di samping itu, ada banyak fakta yang mengaitkan hubungan erat kekeluargaan antara Warga Galiukir dengan Warga Kebonjero, salah satunya lagi adalah mengenai “Hak Kepemilikan Tanah”. Dan banyak lagi yang lainnya yang bisa dicerna oleh akal sehat.

PUCAK BATU GAING 2

Menurut cerita para “Penua” warga Galiukir, dulunya Galiukir dan Kebonjero merupakan satu Desa Pekraman (Adat). Karena dari waktu ke waktu jumlah populasi semakin banyak, maka oleh salah satu tokoh pendahulu Desa Pekraman, yang diberi kewajiban sebagai Pangempon Pura Pucak ini adalah Warga Desa Pekraman Kebonjero sendiri, sedangkan warga Galiukir karena dibatasi oleh jarak dan juga sudah menjadi pangempon Pura Batur dan Dayang, maka mereka diberikan kebebasan sesuai dengan keyakinan masing-masing.

PUCAK BATU GAING 7

Sebelum tulisan ini tyang akhiri, kalau ada penjelasan-penjelasan yang menyimpang dari yang pembaca ketahui, tyang mohon dengan amat sangat agar mengkonfirmasikan lebih lanjut, baik secara verbal maupun tertulis. Mungkin ada pembaca yang keberatan dengan tulisan ini, silahkan hubungi tyang melalui e_mail, dan atau melalui HP dan atau datang secara langsung ke tempat penulis di Galiukir.  Dan kalau mungkin ada pembaca kurang nyaman dengan tulisan ini tidak lupa saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Iklan
 
9 Komentar

Ditulis oleh pada 12 April 2012 in PROFILE

 

9 responses to “PURA PUCAK BATU GAING

  1. Made Nurbawa

    11 Februari 2016 at 07.50

    Tulisan yang bagus, bisa dijadikan petunjuk bagi generasi dalam meyakini warisan leluhur. Mari kita lestarikan tatanan jagat Bali.

     
  2. oka

    27 Agustus 2016 at 19.12

    Trimakasih untuk imfonya, kbetulan tyg ingin tau pura2 d seluruh bali dgn sgla ceritanya, sayang bercerita pura, gambar pura secara mnyeluruh tidak klihatan, hanya d perluhatkan jln dan plinggih manten

     
    • Nyoman Wiastra

      28 Agustus 2016 at 14.35

      suksema antuk komentar druwe, ampura banget wantah asampunika prasida tyang nuturang kawentenan Pura Pucak Batu Gaing lan gambar gambar ipun. Pariindik gambar punika taler tyang wantah mengkopy sareng semeton…

       
  3. Suardika

    14 September 2016 at 07.55

    Suastyastu jero, yening rahinan sekadi purnama utawi kajeng keliwon wenten jro mangku ring pure nike ?suksma

     
    • Nyoman Wiastra

      15 September 2016 at 07.29

      Ampura, tyang nenten tatas pariindik punika… Minab wenten, soalne tyang jarang polih tangkil merika, tyang terikat di desa pekraman Galiukir soalne….

       
  4. Ristiana Rahita

    3 Februari 2017 at 13.51

    titiang matur suksme pak,sangat membantu pak kebetulan saya siawa dari sma negeri bali mandara mengkaji pura ini sebagai bahan penelitian.Kebetulan juga rumah saya dekat pura ini

     
    • Nyoman Wiastra

      5 Februari 2017 at 20.43

      Inggih kanggeang nyen maka kirang langkung tulisan puniki….

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: