RSS

Kunjungan Prebekel Se-Kabupaten Tabanan

18 Apr

Tulisan ini saya kutip dari tulisan Bapak Prebekel Desa Kebonpadangan yang dikirim melalui e_mail kepada saya. Berikut penuturan beliau :

Kegiatan : Kunjungan dalam rangka study banding Perbekel sekabupatenTabanan Tgl 9-12 april 2011.

Tempat : Desa Wisata Kebun Apel di Desa Punten ,Malang.

Hasil : Bahwa setiap daerah pada prinsipnya memiliki potensi yang tidak sama yang bisa ditonjolkan dan menjadikan pendapatan yang menambah Kesejahteraan bagi masyarakatnya,apabila dikelola dengan saling kepercayaan dan kesungguhan hati.seperti Pepatah berakit-rakit kehulu berenang kemudian.Cerminan Desa Wisata Desa Punten yang sempat kami kunjungi membangkitkan rasa keinginan membangun Desa kita ini menjadi Desa Wisata Yang nantinya bisa menambah penghasilan atau peluang baru ekonomi mmasyarakat kita,dimana kita tahu lahan yang ada saat ini ,setiap tahun akan berkurang pungsi lahannya dari perkebunan ke fungsi lain seiring bertambahnya penduduk yang begitu pesat.Dari 484 Ha kebun yang difungsikan sebagai lahan pertanian dan perkebunan yang ada di Galiukir (Data tahun 1992).semasih penduduk baru 250 KK.Sementara saat ini ditahun 2011 sudah mencapai 500KK lebih,bisa dibayangkan lahan itu sudah pasti berubah fungsi juga beberapa persenya dari perkebunan/pertanian menjadi Perumahan .jalan,dan peternakan.Sementara untuk masyarakat yang hanya mengandalkan perkebunan KOPI,lahan yang diperlukan per KK agar mampu membiayai kebutuhan rumah tangga diperlukan minimal 1 Ha.Sementara realitanya sekarang dari 500 KK saja lahan sudah tidak memadai,karena dari kepemilikan lahan ada beberapa kk yang masih diatas 3 ha dalam kepemilikan jadi ada pula warga atau KK yang kurang kepemilikan lahannya. Dari permasalahan seperti itu,demi kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kita perlu ada solusi dan melirik peluang usaha lain,baik peternakan,ketrampilan ,beberapa pengolahan Hasil ,juga penggalian fotensi SDA serta SDM yang selama ini belum terkelola,salah satunya seperti contoh Wisata Agro yang ada dibeberap[a daerah .Tergantung rasa Percaya kita semua akan kerjasama antar pengelola dan kemampuan masing2 yang ada untuk dipungsikan sesuai kemampuan yang dimilikinya (The right man on the right pleace).Potensi di dusun Galiukir sendiri begitu banyak yang ada,baik SDA seperti kawasan kebun kopinya,kelapa,salak,Durian,pisang dan Manggis ,sementara SDM yang ada sudah ada berbentuk Kelompok,Koperasi,dan wiraswastawan yang siap mengelola.Tinggal kita mau tidaknya melangkahkan kaki saja menuju masa depan kita.Kelemahan atas tempat yang terpencil yang kita miliki adalah sebenarnya kekuatan kita untuk dibidang pengawasan menjadikan satu pintu jalan kleluar masuk ,jadi retribusi yang didapat lebih optimal.Memang tidaklah mudah untuk membangun hal seperti yang sudah berjalan seperti di desa punten itu,tapi selama ada niat kita semua bisa terwujud.Semoga ini bermaanfaat untuk masyarakat kita dalam membuka wawasan baru kedepan.bahwa dalam keterpurukan hasil kebun saat ini dikarenakan oleh situasi iklim alam ,tidak membuat putus asa dan tetap bertahan sambil melirik peluang kerja dyang bernilai ekonomis yang bermaanfaat bagi kita sendiri masyarakat,Desa dan Negara ini.

Pemandangan di Gunung lokasi kebun apel rakyat Dea Punten.Malang.

clip_image002

clip_image002[9]

Buah apel yang masih kecil

clip_image002[11]

Cara menyambung pohon apel (contoh sambungan)

clip_image002[13]

Pohon Apel dengan buah yang siap dipanen.

clip_image002[15]

Beberapa informasi tentang pengelolaan Desa agro wisata Kebun Apel ( Desa Punten):

– Pengelola: DESA (Penggerak PKK DESA dan Pemudanya sebagai Pemandu wisata )

– Masyarakatnya sebagai pemilik kebun menerima prosentase dari retribusi kunjungan dan berkesempatan menjual buah langsung serta olahan buah yang dibuat seperti: manisan buah apel,Jus buah apel,kripik buah apel,serta  tanaman hias hasil dari potensi alam disana.

– Pada saat itirahat Pengunjung diberikan konsumsi /makan dan minum yang dikelola PKK.

– Pengunjung bisa menikmati buah apel dengan memetik sepuasnya dan memakan sepuasnya dikebun petani apel tersebut.Apabila ingin membawa pulang buah apel di pintu keluar disediakan timbangan dan membayar buah apel yang dibawa dengan perkilogram sesuai harga yang sudah ditentukan ,untuk yang dimakan disana gratis.

Khusus untuk Umat Hidu disana berkesempatan untuk sembahyang di Pura GIRI ARJUNA

clip_image002[17]

clip_image002[19]

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 April 2011 in RAGAM

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: