RSS

Posting Lama dari Blog Galiukir

15 Apr
Lapangan Umum Galiukir
Aksi bapak-bapak main bola pakai sarung

Hari ini ada event yang sangat menarik dan unik di Lapangan Umum Galiukir, yaitu Pertandingan Sepakbola Pakai Sarung antar Banjar Adat (Tempek). Pertandingan dimulai tadi pagi dan dimulai dari pertandingan seleksi Banjar Galiukir Kelod yang terdiri dari 4 Kelompok, dan Banjar Dinas Kaja juga 4 Kelompok. Kenapa saya katakan menarik dan unik, karena semua peserta mengenakan kain ‘Sarung’, dan pemain tidak boleh diambil dari anggota sebuah Klub Sepakbola yang ada di Galiukir.

Dari pertandingan seleksi tersebut, lahirlah pemenag-pemenang di kelompok masing-masing, dimana untuk kelompok Banjar Adat Kaja dimenangkan oleh Tempek 3 (Banjar Puseh), dan untuk kelompok Banajar Adat Kelod dimenangkan oleh Tempek 2 (Dauh Pangkung). Dari hasil pertandingan seleksi ini, maka dilahirkanlah 2 pemenang yang akan masuk kedalam babak final yang akan diselenggarakan pada hari Selasa, 17 Agustus 2008.

Ternyata kualitas permainan mereka boleh juga.

Melihat dari jalannya pertandingan, maka dapat disimpulkan bahwa ternyata masyarakat Galiukir ternyata sangat mencintai olahraga, terbukti dengan semangat dan antusias mereka dalam melaksanakan pertandingan ini. Disamping Sepakbola, panitia lomba juga akan mengadakan lomba tarik tambang, dan lari membawa sendok yang terisi kelereng, yang juga akan dilaksanakan pada hari Selasa tersebut. Uniknya kedua lomba ini akan diikuti oleh kelompok ibu-ibu yang mewakili Banjar Adatnya masing-masing. Semua kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI.

Dari sekian pertandingan yang sudah berjalan, ternyata penontonpun sangat antusias menyaksikan jalannya setiap event, termasuk ibu-ibu, anak-anak dan juga orang yang sudah ushurpun ikut berpartisipasi memberikan motivasi kepada para pemain.

Penulis mewakili seluruh warga Galiukir merasa bangga karena Desa Adat Galiukir juga memiliki pemain-pemain yang berbakat, walaupun sebagian besar dari mereka berprofesi sebagai petani, dan sangat jarang untuk melakukan latihan-latihan sepakbola atau olehraga yang lain karena mereka sangat disibukkan oleh rutinitas mereka di kebun.

Dari pertandingan babak final, yang keluar menjadi pemenang adalah Kelompok Sepakbola dari Banjar(Tempek) Puseh, setelah mampu menundukkan permainan dari Kelompok dari Banjar(Tempek) Dauh Pangkung dengan kedudukan 3 – 1.

Para pemain dari Banjar Adat Puseh beristirahat untuk menghadapi babak Final.
Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 April 2011 in RAGAM

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: