RSS

Punglor

26 Feb

Burung jenis ini memang banyak terdapat di lahan perkebunan para petani di Desa Pekraman Galiukir. Saat ini populasi burung tersebut sangat besar, kalau seandainya para penggemar ini menyeimbangkan antara jumlah yang dibiarkan liar dan yang diambil sebagai binatang kesayangan. Para penggemar burung jenis ini juga sangat banyak jumlahnya, bahkan bukan yang berasal dari desa sendiri, terkadang penggemar dari luar desa bahkan dari luar pulaupun berdatangan untuk mencari jenis burung ini.

Kita tidak bisa dan tidak boleh memang memvonis salah bahwa pemilik lahan perkebunan yang kebetulan terisi sarang burung ini serta merta mengambil bayi-bayi burung yang ada, karena secara ekonomis burung tersebut mempunyai nilai yang sangat tinggi. Tingginya harga burung jenis ini disebabkan karen dia memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan dengan jenis burung yang lain. Jangankan burung yang sudah dewasa, bayi burung jenis inipun kalau dijual akan memiliki nilai yang sangat tinggi. Burung ini memiliki warna yang sangat menawan, seperti yang anda lihat dalam gambar. Burung ini sudah dewasa dan sudah siap berkicau sepanjang hari. Disamping dia memiliki warna yang menarik, suara burung ini sangat merdu, dan kalau yang mampu berkicau sampai teler (istilah para penggemar) maka harga burung ini bisa mencapai jutaan rupiah. Dari segi fisik burung ini tidaklah begitu besar, hampir sama dengan burung Becica (Bahasa Bali), tapi burung ini bisa meniru suara jenis burung apa saja.

Kelebihan-kelebihan itulah yang menyebabkan harga burung ini menjadi sangat mahal. Kemudian bagi para petani yang punya lahan yang tanamannya terisi sarang burung ini, hal tersebut dijadikan sebuah kemurahan karunia Tuhan dan dianggap sebuah rejeki tambahan. Dan memang, begitulah adanya, makanya penulis dalam hal ini tidak bisa menyalahkan para petani yang mengambil sarang dan anak burung jenis ini untuk dijual atau dipelihara sendiri, terkecuali mereka mengambil di lahan milik orang lain.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Februari 2010 in RAGAM

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: